ANALISIS TAHAPAN BRUNER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD DARI MANIPULASI BENDA KONKRIT MENUJU PEMAHAMAN ABSTRAK
Keywords:
Teori Bruner, Matematika SD, Benda Konkret, Pemahaman Abstrak, Hasil Belajar.Abstract
Pembelajaran matematika di jenjang sekolah dasar sering kali menghadapi hambatan besar berupa tingginya tingkat abstraksi materi yang tidak selaras dengan tahap perkembangan kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam mengenai tahapan teori belajar Jerome Bruner dalam menjembatani transisi kognitif siswa dari manipulasi objek fisik menuju pemahaman simbolik yang abstrak. Melalui metode studi literatur terhadap 20 sumber ilmiah yang mencakup jurnal tindakan kelas dan artikel penelitian eksperimen, ditemukan bahwa proses belajar yang bermakna terjadi melalui tiga tahapan utama: enaktif, ikonik, dan simbolik. Tahap enaktif dengan media benda konkret terbukti menjadi fondasi paling krusial dalam membangun struktur mental siswa, terutama pada konsep dasar seperti penjumlahan, perkalian, pecahan, dan geometri. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi teori ini secara konsisten mampu meningkatkan hasil belajar secara signifikan, bahkan mencapai ketuntasan klasikal hingga 100% pada berbagai kasus penelitian. Selain itu, pendekatan ini secara efektif meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif, dan kemampuan pemecahan masalah siswa, sejalan dengan semangat pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Kesimpulannya, keberhasilan penguasaan konsep matematika abstrak sangat bergantung pada kualitas pengalaman belajar pada tahap manipulasi fisik dan visualisasi gambar yang mendahuluinya. Integrasi media konkret dalam urutan Bruner merupakan strategi esensial untuk meminimalisir miskonsepsi dan menciptakan pembelajaran matematika yang adaptif serta menyenangkan bagi seluruh peserta didik di sekolah dasar.

