NAGARI SILANTAI, SUMPUR KUDUS, KABUPATEN SIJUNJUNG: SAKSI SEJARAH PERJUANGAN PEMBENTUKAN PEMERINTAHAN DARURAT REPUBLIK INDONESIA (PDRI)
Keywords:
PDRI, Sumpur Kudus, SilantaiAbstract
Penelitian ini membahas perjalanan pembentukan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara di Silantai, Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat pada tahun 1949. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran Sumpur Kudus sebagai lokasi penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, terutama setelah Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda. Syafruddin Prawiranegara, yang diberi mandat untuk membentuk pemerintahan sementara, memimpin perjalanan menuju Sumpur Kudus yang penuh tantangan, melintasi jalur darat dan sungai yang sulit dijangkau. Menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dan observasi langsung, penelitian ini mengungkapkan bahwa Sumpur Kudus bukan hanya tempat persinggahan, tetapi juga lokasi sidang kabinet PDRI yang membahas masa depan Republik Indonesia. Sidang ini memperlihatkan komitmen para pejuang untuk melanjutkan perjuangan kemerdekaan. Kesimpulannya, Sumpur Kudus memiliki peran vital dalam mempertahankan eksistensi Indonesia dan menjadi simbol semangat perjuangan bangsa yang perlu dilestarikan dalam sejarah Indonesia.

