PRINSIP MA’AT: LANDASAN MORAL DAN LEGITIMASI KEKUASAAN FIR’AUN DI MESIR KUNO

Authors

  • Naratas Carita Alexsandri Universitas Muhammadiyah Purwokerto Author

Keywords:

Ma’at, Fir’aun, Mesir Kuno, Legitimasi Politik, Hukum

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran prinsip Ma’at sebagai instrumen dasar dalam pembentukan sistem hukum dan legitimasi politik di peradaban Mesir Kuno. Dengan menggunakan metode sejarah dan pendekatan studi dokumen, penelitian ini menganalisis bagaimana konsep Ma’at yang melambangkan kebenaran, keadilan, dan tatanan kosmik yang berfungsi sebagai penyeimbang terhadap kekacauan (Isfet). Temuan menunjukkan bahwa Ma’at tidak hanya menjadi fondasi moral bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sumber otoritas absolut bagi Fir’aun sebagai "Tuan Ma’at" yang bertanggung jawab menjaga harmoni antara dunia manusia dan tatanan ilahi. Integrasi antara hukum sipil dan keadilan eskatologis (akhirat) melalui ritual "Penimbangan Hati" memperkuat kepatuhan sosial yang membuat peradaban Mesir mampu mempertahankan stabilitasnya selama ribuan tahun.

Downloads

Published

2026-03-31