ANALISIS HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DAN PARITAS DENGAN PARTUS LAMA
Keywords:
Ketuban Pecah dini; Paritas; Partus lama.Abstract
Partus tak maju adalah persalinan yang berlangsung lebih dari 24 jam pada primigravida dan lebih dari 18 jam pada multigravida. Kondisi ini dapat disebabkan oleh ketuban pecah dini (KPD) dan paritas tinggi, yang meningkatkan risiko komplikasi seperti dehidrasi, infeksi, kelelahan, asfiksia, hingga kematian janin. Persalinan macet menjadi tantangan kesehatan maternal dan neonatal yang signifikan di negara berkembang, termasuk Indonesia, dengan tingginya angka kejadian dan dampak fetomaternal yang merugikan. Salah satu faktor utama adalah keterlambatan dalam pengambilan keputusan rujukan akibat kurangnya informasi mengenai komplikasi maternal dan neonatal. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Sampel terdiri dari 310 ibu yang melahirkan di RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang pada tahun 2021, dipilih melalui teknik simple random sampling. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara KPD dan persalinan lama (OR=2,8; 95% CI=2,5-3,3; p=0,004) serta antara paritas tinggi dan persalinan lama (OR=2,9; 95% CI=3,6-5,2; p=0,004). Ibu dengan KPD atau paritas tinggi memiliki risiko lebih besar mengalami partus lama. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan layanan serta edukasi mengenai risiko dan dampak persalinan lama bagi ibu dan bayi.



