MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DI SMA SWASTA DIRGANTARA BESITANG: SUATU KAJIAN PUSTAKA
Keywords:
Manajemen mutu pendidikan, total quality management, sistem penjaminan mutu internal, budaya mutu, sekolah menengah atasAbstract
Manajemen mutu pendidikan merupakan salah satu aspek strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Penerapan manajemen mutu tidak hanya berorientasi pada pencapaian standar nasional pendidikan, tetapi juga pada upaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan perbaikan secara terus-menerus. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep manajemen mutu pendidikan serta implementasinya dalam pengelolaan sekolah dengan memberikan gambaran aplikatif pada SMA Swasta Dirgantara Besitang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research). Data diperoleh dari buku, artikel ilmiah nasional dan internasional, peraturan perundang-undangan, serta dokumen yang relevan mengenai manajemen mutu pendidikan. Analisis data dilakukan melalui identifikasi, reduksi, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan terhadap berbagai sumber pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan manajemen mutu pendidikan dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, keterlibatan seluruh warga sekolah, budaya organisasi, penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Implementasi prinsip-prinsip Total Quality Management (TQM) dalam pengelolaan sekolah mampu meningkatkan efektivitas organisasi, kualitas layanan pendidikan, kepuasan peserta didik dan orang tua, serta daya saing sekolah. Oleh karena itu, SMA Swasta Dirgantara Besitang perlu terus memperkuat budaya mutu melalui pengembangan sumber daya manusia, evaluasi program secara berkala, dan inovasi pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik.


